Syawaliah (28 tahun), Ceritakan rahasianya menjadi Doktor Muda di Universitas Syiah Kuala

Salah seorang putri terbaik Gampong Mata Ie, senin 26 Agustus 2019 berhasil menyandang gelar Doktor di tengah usianya yang masih terbilang muda. adalah Syawaliah (28 tahun) dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude dalam ujian Sidang Terbuka yang dipimpin oleh Wakil Rektor I Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Ir. Marwan, pada Senin 26 Agustus 2019 bertempat di Balai Senat Universitas Syiah Kuala.

Putri pasangan Muchtar Sulaiman dan Saidah Husein kelahiran Cot Tufah 27 April 1991 ini merupakan lulusan Strata satu Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala yang kemudian melanjutkan studi melalui program beasiswa Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) Kemenristekdikti pada program studi Doktor Ilmu Teknik Program Pascasarjana Universitas Syiah Kuala pada tahun 2015.

Ketika dinyatakan lolos seleksi PMDSU batch II di Universitas Syiah Kuala, Perempuan yang punya hobi menulis ini lantas meninggalkan pekerjaannya sebagai laboran di Universitas Syiah Kuala yang ketika itu baru dilakoni selama enam bulan.

Sebagai peserta program beasiswa, perempuan yang akrab disapa Lia itu mampu membuktikan bahwa menyandang gelar Doktor di usia 28 tahun bukanlah suatu hal yang mustahil untuk dicapai. Bahkan, kini cita-citanya menjadi seorang peneliti dan dosen pun sudah ada di depan mata.

Bagi Syawaliah, menjadi mahasiswa PMDSU ini tidaklah mudah. Dia dituntut tekun agar dapat lulus tepat waktu. Selama menjalani studi S3 di Universitas Syiah Kuala, Syawaliah senantiasa menggunakan waktu dengan banyak menulis, Laboratorium Material dan Pilimer menjadi salah satu tempat favoritnya ketika menulis, dan dari artikel yang ia tulis mengantarkannya hingga ke Jepang dalam kegiatan penelitian di Membrane center Kobe University.

Diusianya yang muda ini Syawaliah telah menerbitkan 19 publikasi ilmiah di jurnal internasional terindeks Scopus, dan didalam disertasinya, Syawaliah terfokus pada Fabrikasi Membran Plyvinylidene Fluoride dengan Daya Tahan Tinggi Terhadap Fouling dan Sinar Ultraviolet" Dibimbing oleh Dr. Sri Mulyati, ST, MT, Prof. Dr. Ir. Medyan Riza, M.Eng dan Prof. Dr. Nasrul, ST, MT sebagai promotornya.

Dalam keputusan hasil ujian sidang Wakil Rektor I Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Marwan menyatakan bahwa Syawaliah memperoleh nilai 90.72 dengan kategori A dan IPK 3.95 dengan predikat pujian (Cumloade) dan berhak menyandang gelar Doktor.

Sampai dengan hari ini PPs Universitas Syiah Kuala telah menghasilkan sebanyak 15 Doktor, masing-masing 6 Doktor dari prodi Doktor Ilmu Teknik, 5 Doktor dari prodi DMAS, dan 4 Doktor dari prodi IPS. Secara umum masa studi doktor rata rata adalah 3,6 tahun. (Muhajir. Humas PPS)

Bagikan Berita ini

Berita Lainnya