PPS Unsyiah Menjadi Tuan Rumah Forpimpas Wilayah Barat Tahun 2017

Forum Pimpinan Pascasarjana (FORPIMPAS) adalah wadah pertemuan bagi para pimpinan pascasarjana se-Indonesia. Forum ini digelar untuk mendiskusikan kebijakan-kebijakan strategi pengembangan pascasarjana PTN seluruh Indonesia, seperti pembahasan kurikulum, penyusunan naskah akademik untuk aliansi internasional dan pengembangan program aliansi strategi. Selain itu, mendiskusikan pengembangan keunggulan lokal melalui kolaborasi, aliansi nasional maupun internasional dan tukar menukar informasi tentang praktek cerdas (smart proactive) pengelolaan pascasarjana. Keberadaan forum ini terdistribusi dalam 3 zona antara lain Bagian Barat, Tengah, dan Timur. Setiap tahunnya, FORPIMPAS mengadakan rapat kerja yang didahului dari masing-masing zona yang akhirnya dilakukan secara nasional oleh FORPIMPAS Indonesia.

Tahun 2017 ini, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja FORPIMPAS BKS-PTN Wilayah Barat tahun 2017 yang dikemas dalam kegiatan Rapat Kerja dan Seminar Nasional. Kegiatan ini telah berlangsung di Hermes Hotel, Banda Aceh, 12-14 April 2017 dengan tema “Penguatan Tata Kelola dan Sinergisitas Pascasarjana untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan dan Penelitian”. Tema tersebut mengantar arahan pencapaian lebih lanjut dari eksistensi Program/Sekolah Pascasarjana sekaligus memberikan ruang diskusi intensif dan kanal komunikasi antara Pengelola Program/Sekolah Pascasarjana dengan KemeristekDikti sebagai naungannya. Tema ini juga telah memenuhi harapan para penyelenggara program pascasarjana demi terselenggaranya program pascasarjana yang berdaya saing dan memenuhi standar, dan mempercepat proses pencapaian mutu pendidikan dan mutu penelitian yang layak publikasi.

Berkenaan dengan hal tersebut, maka Program Pascasarjana (PPs) Unsyiah sebagai penyelenggara Rapat Kerja FORPIMPAS BKS-PTN Wilayah Barat tahun 2017 mendesain kegiatan dengan mengundang Pimpinan Pascasarjana Se-Indonesia, baik di lingkungan BKS-PTN Wilayah Barat, maupun Wilayah Tengah dan Timur. Bentuk acara adalah sebagai berikut:

  1. Rapat Kerja FORPIMPAS BKS-PTN Wilayah Barat;
  2. Seminar Nasional Pascasarjana (SNP) 2017; dan
  3. Spouse Program (Tsunami City Tour & Kilometer Nol Indonesia Tour)

Kegiatan ini bertujuan untuk mendiskusikan kebijakan-kebijakan strategi dalam upaya penguatan Tata Kelola dan Sinergisitas Pascasarjana dalam meningkatkan mutu pendidikan dan penelitian. Disamping itu juga bertujuan untuk mensosialisasikan perkembangan terbaru dari kegiatan FORPIMPAS BKS-PTN Wilayah Barat. Rapat Kerja membahas penguatan tata kelola dan sinergisitas pascasarjana untuk meningkatkan mutu pendidikan dan penelitian, serta isu lainnya yang terkait dengan pengelolaan dan kerjasama Pascasarjana yang akan dihadiri oleh pimpinan Pascasarjana BKS-PTN Wilayah Barat, Timur, dan Tengah dan Ketua Presidium FORPIMPAS Indonesia. Kegiatan raker ini dilaksanakan pada tanggal 13 April 2017 yang dipimpin oleh Ketua FORPIMPAS BKS-PTN Wilayah Barat

Bersamaan dengan pertemuan FORPIMPAS ini, digelar kegiatan seminar nasional, sebagai ajang temu dan pertukaran informasi ilmiah di antara warga pascasarjana PTN seluruh Indonesia, yang dilaksanakan pada tanggal 13 April 2017. Artikel dipresentasikan dalam bentuk poster dan diterbitkan dalam Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (SNP) 2017 dengan ISSN : 2579-3101 yang dibagi 2 Bidang masing-masing Bidang Sains & Teknologi dan Bidang Sosial & Pendidikan. Seminar diikuti oleh 4 pembicara tamu :

  • dr. Ali Ghufron, M.Sc., Ph.D (Ditjen Sumber Daya Iptek Dikti);
  • Dr. Hamdan Said (Universiti Teknologi Malaysia);
  • Dr. Syamsul Rizal (Program Pascasarjana Universitas Syiah Kuala); dan
  • Dr. Hilda Zulkifli, M.Si, DEA (Universitas Sriwijaya).

Peserta Raker dan Seminar Nasional juga menikmati daerah wisata Aceh dan Kuliner Aceh yang dikemas dalam bentuk Tsunami City Tour dan Kilometer Nol Indonesia di Sabang dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut ini.

  • Tsunami City Tour (Musium Tsunami, Situs PLTD Kapal Apung, Mesjid Raya Baiturrahman, kuliner Aceh, Batu Aqik, dan lainnya)
  • Kilometer Nol Tour (Kilometer Nol, Iboih, Taman Laut Pulau Rubiah, dan objek lainnya di Pulau Weh)