Staf Peneliti PPs Unsyiah mengikuti InSAR4Indo In-House Training

image_pdfimage_print

CNR – ISSIA, Bari, Italia (8 November – 13 Desember 2016). Indonesia secara periodic banyak mengalami bencana besar baik itu letusan gunung berapi ataupun gempa bumi, hal ini disebakan salah satunya karena wilayah Indonesia yang secara geologi merupakan pertemuan korvegensi antara dua patahan tektonik besar. Synthetic Aperture Radar Inferometry (InSAR) merupakan teknologi satelit yang didasarkan pada penggunaan sensor radar untuk mendapatkan citra yang dapat mendukung pemodelan pergerakan permukaan bumi seperti pergerakan tektonik yang disebabkan oleh zona patahan dan proses volkanik yang berhubungan dengan pergerakan magma gunung berapi.

Proyek InSAR4Indo merupakan  proyek kerjasama yang didanai oleh European Space Agency (ESA) yang bertujuan untuk menganalisis pergeseran permukaan bumi yang disebabkan oleh pergerakan terkait tektonik dengan menggunakan teknologi InSAR pada 2 area terpilih (Banda Aceh dan Jogjakarta) dengan menggunakan citra akuisisi dari satelit Cosmo-SkyMed dan data historis dari jaringan geodetic GNSS selama 5 tahun terakhir.

Proyek InSAR4Indo melibatkan beberapa pihak yaitu ESA, CNR-ISSIA – Italia, Collaborative Space – Irlandia,  Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) – Indonesia, Universitas Gajah Mada (UGM) – Indonesia dan Badan Informasi Geospasial (BIG) – Indonesia.

Seorang peneliti dari Program Pasca Sarjana (PPS) Unsyiah mendapatkan in-house training secara langsung dari Dr. Fabio Bovenga, seorang pakar InSAR yang telah berkecimpung dengan teknologi ini selama 20 tahun. Training ini memiliki tujuan untuk:

  • Penjelasan secara teoritis dasar dari teknologi InSAR dan Multi-Temporal SAR Inferometry (MTI)
  • Penjelasan beberapa contoh aplikasi teknologi MTI pada studi pergerakan permukaan
  • Pengenalan beberapa tool pemrosesan InSAR seperti: ESA SNAP, StaMPS, dan SPINUA.

Diharapkan dengan adanya training ini dapat terjadi transfer knowledge agar pihak peneliti terkait di Indonesia dapat dengan cepat menggunakan teknologi InSAR untuk memahami studi-studi yang terkait dengan kebencaaan di Indonesia.

Posted in Berita.